HUKUM BERTASBIH (BERDZIKIR) DENGAN MENGGUNAKAN TASBIH

◎◎◎◎◎◎

بسم الله الرحمن الرحيم
asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah :

Pertanyaan :
Apakah berdzikir dengan menggunakan “tasbih” termasuk bid’ah?
Apakah diingkari orang yang berdzikir menggunakan tasbih?

Jawaban :
Yang pertama :
Bahwa berdzikir dengan menggunakan “tasbih” yang lebih utama untuk ditinggalkan.
NAMUN, BUKAN TERMASUK BID’AH.
Dikarenakan perkara ini memiliki dasar, dahulu sebagian para Shahabat berdzikir dengan kerikil.
Akan tetapi ar Rasul shalallahu ‘alaihi wassalam membimbingkan untuk bertasbih (berdzikir) dengan jari-jemari lebih utama.
Dan Beliau bersabda : “اعقدْنَ” hitunglah !!
Beliau menyampaikan kepada para wanita :
«بالأنامل فإنهنّ مستنطقات»
“Dengan (ruas) jari-jemari, maka sesungguhnya jari-jemari tersebut akan berbicara (menjadi saksi di hari kiamat di hadapan Allah, pent).

Maka bertasbih (berdzikir) menggunakan “tasbih” bukan perkara yang diharamkan, tidak pula bid’ah.
☑Namun, meninggalkannya lebih utama. Dikarenakan orang yang berdzikir dengan “tasbih” meninggalkan perkara yang lebih utama.

Yang Kedua :
Terkadang tercampuri, terkotori pada dzikirnya sesuatu dari riya’. Dikarenakan kita mendapati sebagian orang, mereka mengalungkan “tasbih” yang padanya 1000 biji tasbih.
Seolah dia mengatakan kepada manusia : Lihatlah saya, saya telah berdzikir 1000 kali.

Yang Ketiga :
Bahwa kebanyakan orang yang berdzikir menggunakan “tasbih” seringnya hatinya lalai.
Maka tidak jarang engkau dapati seseorang, ia berdzikir sementara pandangannya ke langit. Atau menoleh ke arah kanan dan kiri, ini menunjukkan hatinya lalai.

☑Maka yang utama, seyogyanya seseorang untuk berdzikir dengan jari-jemarinya.
Dan yang lebih utama untuk (menghitung) dzikirnya dengan jari tangan kanan, bukan tangan kiri.
Dikarenakan Nabi shalallahu ‘alaihi wassalam, dahulu bertasbih dengan tangan kanannya.
Adapun berdzikir dengan kedua tangannya, maka tidak mengapa.
Namun, yang lebih utama untuk bertasbih dengan tangan kanannya saja.

Sumber : Silsilah Liqaat Bab al-Maftuh (Liqa 3)

Audio klik disini Audio Hukum Berdzikir dengan Menggunakan Tasbih

Alih Bahasa Ustadz Ibrohim

◎◎◎◎◎◎
Forum Salafy Purbalingga (Whatsapps)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *