Berikut ini kami tuliskan rekaman dauroh bersama Ustadz Abu Nasim Mukhtar (pengasuh Ponpes Darus Salaf, Grogol Surakarta) di Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga pada hari Ahad, 26 Agustus 2012. Semoga bermanfaat.
Aku merenungkan firman Allah Ta’ala yaitu:
“Dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya.” (QS. An Naziat :
40)
Surga, kampung yang kekal abadi, didalam surga itu apa yang kita
inginkan ada disana. Maka, aku mengambil tekad menahan diri dari
hawa nafsu, sehingga aku dapat tunduk dan mentaati Allah Ta’ala untuk
menggapai surga Allah.
3. Harta milik kita sesungguhnya adalah harta yang diserahkan untuk
Allah.
Aku renungkan, setiap orang yang memiliki barang berharga, ia pasti
akan menjaganya. Kemudian aku renungi firman Allah Ta’ala :
“Apa yang disisi kalian akan lenyap, dan apa yang ada di sisi Allah
adalah kekal” (QS. An Nahl : 96)
maka, setiap aku memiliki barang berharga, langsung aku titipkan
kepada Allah, agar tetap terjaga di sisi Allah Ta’ala.
Padahal Nabi Shalallahu ‘alaihi wassalam telah menghibur kita, kata Nabi
Shalallahu ‘alaihi wassalam : Apakah kalian takut kemiskinan dan
kefakiran, padahal hidup dengan harta yang sedikit maka hisabnya lebih
cepat dan mudah.
4. Ukuran mulia disisi Allah adalah takwa.
Saya mencoba mempelajari kehidupan orang-orang disekitarku.
Ternyata satu kesimpulan yang aku ambil bahwa orang-orang menilai
dari harta, kedudukan, dan keturunan padahal hal ini tidak tepat
dijadikan patokan, tidak pas dijadikan ukuran. Apabila seorang hamba
dicintai oleh Allah, maka semua orang mencintai sekalipun musuhnya.
Kemudian aku renungi firman Allah Ta’ala :
“Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kalian di sisi Allah
ialah orang yang paling bertakwa diantara kalian”.(QS Al Hujarat :
13)
Maka aku wujudkan ketaqwaan agar menjadi mulia disisi Allah Ta’ala
5. Semua telah ditentukan Allah Ta’ala pembagiannya, lalu apa alasan kita
untuk bersikap hasad?
Saya perhatikan satu sama lain saling hasad, dikarenakan harta yang dia
miliki. Hasad itu muncul dari hati tapi Kemudian aku meresapi firman
Allah Ta’ala :
“Kami telah menentukan antara mereka penghidupan mereka dalam
kehidupan dunia”.(QS. Az Zukhruf : 32)
Setelah membaca ayat tadi maka aku tinggalkan sikap hasad.
6. Setan dan balatentaranya adalah musuh kita yang sebenarnya.
Saya pelajari orang-orang yang ada disekitar kita saat ini orang-orang
senang bermusuhan. Kemudian, aku menyelami makna ayat Allah Ta’ala
:
“Sesungguhnya syaithan itu adalah musuh yang nyata bagi kalian,
maka jadikanlah ia musuh kalian”. (QS. Fathir : 6)
Maka, akupun tidak memusuhi mereka, lalu aku menjadikan syaithan
saja sebagai musuh.
7. Rizki telah diatur oleh Allah, tidak perlu cemas dan khawatir.
Saya perhatikan banyak orang yang menghambakan diri dan
menghinakan diri demi uang dan harta. Syariat Allah dilanggar, dan
tuntunan Nabi diabaikan demi mendapatkan harta. Kemudian aku baca
ayat ini :
“Dan tidak ada suatu binatang melatapun di bumi melainkan Allahlah
yang memberi rizkinya.(QS. Hud : 6)
Maka, aku sibukkan diri untuk melaksanakan hak-hak Allah adapun hak
saya, aku serahkan kepada Allah Ta’ala.
8. Harapan dan cita-cita harus digantungkan kepada Allah, bukan kepada
yang lain.
Saya memerhatikan orang-orang itu, mereka bergantungkan dengan
usaha, badan yang sehat, fisik dan kemampuan manusia yang lemah.
Tetapi saya menggantungkan harapan sepenuhnya kepada Allah. Lihatlah
ketika perang Badr kaum muslimin yang berjumlah 300an melawan 1000
pasukan, tetapi Nabi Shalallahu ‘alaihi wassalam berdo’a semalaman.
Mengadukan kepada Allah Ta’ala dan Allah buktikan janjinya. Yang
menentukan dan mengatur adalah Allah Ta’ala.
Semoga apa yang kami tuliskan bermanfaat bagi pembaca.
Diambil dari Kitab Mukhtashar Minhajul Qashidin
RIHLAH THALABUL ILMIAhlussunnah wal Jama'ahPondok Al-Manshuroh Brobot, Purbalingga, Jawa Tengah DAUROH DI MASJID AGUNG JAWA TENGAH (MAJT) KE 2Terbatas KUOTA…
KEMBALI HADIR… DONOR DARAH ⃣ 4️⃣8️⃣ DI MA'HAD AL MANSHUROH PURBALINGGA Divisi Sosial Kesehatan Pondok Pesantren Al Manshuroh Purbalingga, Insyaallah…
بسم الله الرحمن الرحيم INFO KAJIAN BADA MAGHRIB Insyaallah... HARI KAMIS 20 DZULQO'DAH 1447/ 7 MEI 2026 Bersama : Al…
بسم الله الرحمن الرحيم INFORMASI KAJIAN MUSLIMAH Terbuka untuk UMUM Hadirilah .. KAJIAN RUTIN KAMIS SIANG PEKAN KE-1️⃣ HARI KAMIS19…
بــــــــــــــسم اللّــــــــــــہ الرحمن الرحيم Kabar Gembira, alhamdulillah kembali hadir yang ke-17 kalinya, I’TIKAF 10 HARI AKHIR RAMADHAN 1447 HMasjid Agung…
Bersama :AL USTADZ USAMAH FAISHAL MAHRI حفظه الله تعالى(Pengasuh Ma'had Assunnah, Junrejo, Batu Malang, Jawa Timur) إن شاء الله تعالى…
View Comments