MUHASABAH ITU SETIAP SAAT
Berkata Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafidzahullahu ta’ala:
اعلموا أنه يجب علينا أن نحاسب أنفسنا في كل وقت وحين قال تعالى: (يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ)، (وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ) يعني: كل نفس، (مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ) يوم القيامة من الأعمال، فما كان من خير فإنه يحمد الله عليه ويزداد منه ويستمر عليه، وما كان غير ذلك فإنه يتوب إلى الله منه، ويستبدله بالعمل الصالح، فإن باب التوبة مفتوح دائماً وأبدا إلى أن تخرج الشمس من مغربها
☑️Ketahuilah, sesungguhnya yang wajib atas kita untuk senantiasa muhasabah (instrospeksi diri) setiap waktu dan setiap saat.
↪️Allah ta’ala berfirman:
یَـٰۤأَیُّهَا ٱلَّذِینَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَلۡتَنظُرۡ نَفۡسࣱ مَّا قَدَّمَتۡ لِغَدࣲۖ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَۚ إِنَّ ٱللَّهَ خَبِیرُۢ بِمَا تَعۡمَلُونَ
?”Wahai sekalian orang-orang yang beriman, bertakwalah kalian kepada Allah. Dan hendaknya setiap jiwa memperhatikan apa yang telah ia persiapkan untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kalian kepada Allah.
Sesungguhnya Allah Maha teliti atas apa yang kalian kerjakan.”
(وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ)
Yakni setiap jiwa,
(مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ)
Yakni pada hari kiamat dari amalan-amalan.
Apabila itu dari amal kebaikan maka ia memuji Allah atasnya, dan ia menambahnya, serta terus menerus (istiqomah) dalam mengerjakannya.
Adapun kalau itu bukan pada kebaikan, maka hendaknya ia bertaubat kepada Allah dan menggantinya dengan amal shaleh.
Maka sesungguhnya pintu taubat senantiasa terbuka selamanya, sampai matahari terbit dari arah barat.”
?Sumber artikel:
(www.alfawzan.af.org.sa/ar/node/14170),(t.me/ForumSalafyPurbalingga)













